sewa sound system jakarta

Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Tempat (DPRD) Makassar tengah mengerjakan progres lelang pengadaan sound system ruang rapat paripurna sebesar Rp1,972 miliar.

Sebelumnya, sekretariat dewan juga sudah melelang rehabilitasi gedung Sekretariat DPRD Makassar yang menelan anggaran Rp5 miliar.

Hal ini diperbaiki, Sekretaris Dewan DPRD Makassar, Adwi Awan Umar. Menurutnya, sound system ruang paripurna telah dirancang bulan ini telah dapat diadakan barangnya.

Baca Juga: sewa sound system murah

“Iya, telah ditenderki itu. Sound yang kini ini telah tak tepat sasaran lagi, yang ini lebih canggih lagi,” bebernya ketika rapat P2APBD di gedung DPRD Makassar, Senin (6/8) lalu.

Lanjut Adwi, Pemerintah Kota Makassar sudah menyiapkan pagu sebesar Rp1.972.500.000 untuk pengadaan sound system ruang rapat paripurna Kantor DPRD Makassar.

Kata Adwi, alasan dibalik pengadaan itu, disebabkan sound system di ruang rapat paripurna tak pernah diganti lagi semenjak renovasi paripurna 10 tahun yang lalu.

“Telah tak tepat sasaran memang digunakan lagi, semenjak ruang itu direnovasi 10 tahun yang lalu tak pernah diganti lagi. Apabila yang kini ini, telah lebih canggih dibanding yang ada di ruang rapat lainnya, bagus itu di ruang komisi,” katanya.

Anggaran yang disiapkan Sekertariat DPRD berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Tempat (APBD) Pokok 2018.

“Itu anggarannya ada di APBD tahun ini dan telah masuk lelang, juga telah teregistrasi di LPSE Kota Makassar. Itu telah termaksud alat-alat penunjangnya dan microphone yang merekam secara otomatis. Apabila totalnya aku kurang tahu sekitar 70 biji lebih kayaknya, sebab teknisnya di komponen pengadaan,” ungkapnya.

Pun kata Adwi, dikala layar menyala seluruh member dewan yang sedang rapat seketika tampil di layar, jadi kita tak repot merekam.

Menyikapi hal itu, Direktur Komite Pemantau Legislatif (Kopel) Sulsel, Musaddaq mengatakan, ada sebagian anggaran yang memang aneh yang dimasukkan Sekertariat Dewan DPRD Makassar. Dia mengukur sekertariat dewan terlalu banyak mengerjakan pemborosan anggaran, mulai hal-hal perlengkapan yang patut tak perlu diganti, pun justru diganti oleh sekertariat.

“Mesti DPRD Makassar konsentrasi ke pemberesan melayani masyarakat. Sebab aku pikir sound system yang ada di DPRD itu masih baik dan masih cocok digunakan, selain banyak sound yang rusak dan tak dapat digunakan lagi, wajar dianggarkan,” sebutnya.

Kopel juga minta sekertariat dewan untuk memilah-milah mana anggaran program yang bersentuhan ke masyarakat daripada menganggarkan untuk kepentingan pribadi dewan itu sendiri.

 

Baca Juga: sewa sound system

 

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *